Tiap kali bulan Ramadhan datang, rasanya besar sekali keinginan untuk bisa melakukan amal ibadah sebanyak-banyaknya. Menyambut bulan Ramadhan, segala rencana dan persiapan untuk beribadah terkumpul di kepala. Tapi seperti tahun-tahun sebelumnya, keadaan memaksa gue sehingga tidak dapat memaksimalkan ibadah gue di bulan Ramadhan.Sepertinya bekerja di perusahaan vendor telekomunikasi memang menjadi penghalang maksimalisasi ibadah Ramadhan, hehehe.... Loh koq bisa?
Begini. Event hari raya Idul Fitri atau Lebaran merupakan suatu event yang memerlukan persiapan besar bagi semua operator telekomunikasi di Indonesia, seperti Telkomsel, Indosat, XL, HCPT, dll. Terlebih di saat lebaran, penggunaan telepon seluler oleh masyarakat meningkat hingga berkali-kali lipat dan tersebar di berbagai area di Indonesia. Ini karena adanya budaya "mudik" di Indonesia, sehingga kenaikan penggunaan jaringan seluler tersebar dan tidak terpola di kota-kota besar seperti pada hari-hari biasa. Masyarakat menggunakan telepon seluler untuk menelpon atau mengirim pesan singkat SMS untuk mengucapkan selamat hari raya keseluruh kerabat dan temannya. Masalahnya adalah keterbatasan kapasitas jaringan telekomunikasi seluler mengakibatkan congestion dan penurunan kualitas yang cukup parah. Tak heran, di hari lebaran, masyarakat banyak yang mengeluhkan bahwa mereka tidak bisa menelpon atau mengirim SMS sama sekali, bahkan selama seharian penuh atau lebih.
Untuk antisipasi atau minimalisasi persoalan ini, para operator telekomunikasi ini menginvenstasikan sebagian modalnya yang dikenal dengan istilah CAPEX (Capital Expenditure) untuk persiapan menghadapi hari raya lebaran. Tentu saja ini memberikan tambahan pendapatan yang lebih banyak bagi para vendor telekomunikasi untuk memenuhi Project Order (PO) dari customer-nya. Akhirnya bisa ditebak deh, engineer-engineer dari vendor telekomunikasi harus bekerja ekstra di bulan Ramadhan untuk memenuhi PO dalam menghadapi persiapan lebaran ini.
Memang sih tidak mutlak karena hal ini. Tapi rasanya kondisi fisik dan stamina sudah terkuras karena harus bekerja hingga jam 9 malam, disaat orang-orang sudah pulang dari shalat tarawih. Bahkan ada saat-saat tertentu hingga gue terpaksa harus sahur di kantor. Dan seperti pada tahun-tahun sebelumnya, saat-saat seperti ini hampir selalu berulang di bulan Ramadhan.
Capekkkkk deehhh... :(

0 comments:
Post a Comment